Pamerkan Museum dalam Kolaborasi FISIP X Radio Mercury

Museo-News | Selasa 14 Juni 2022 Kepala Museum Etnografi, Dr. phil Toetik Koesbardiati berkesempatan untuk memperkenalkan museum ke khalayak umum melalui kolaborasi yang dilakukan FISIP X Radio Mercury. Siaran tersebut merupakan pembuka dari kolaborasi bertajuk dialog sosial politik yang berlangsung mulai dari 14.00 – 15.00 WIB (14/6). Talkshow dibuka dengan penjelasan mengenai latar belakang pemilihan nama museum kematian. Toetik Koesbardiati menerangkan, nama yang diambil mencerminkan tema yang diusung yaitu kematian. Kematian dipilih karena cenderung dihindari dan dianggap tabu untuk dibicarakan. “Tema kematian itu banyak yang bisa kita bicarakan, tidak kalah dengan persoalan dengan orang hidup”, tuturnya.

Museum yang telah berdiri sejak 2005 memiliki koleksi rangka dari hibah maupun pinjaman kepolisian sebagai sarana belajar. Selain itu, terdapat replika upacara kematian di Trunyan dan Toraja. Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian juga memiliki prestasi – prestasi membanggakan, salah satunya meraih penghargaan Purwakalagrha Indonesia Museum Award 2018 kategori Museum Unik. Tidak hanya itu, Museum telah menjalin kerjasama lokal maupun internasional berupa penelitian. Sebagai penutup, Toetik Koesbardiati menjelaskan mengenai cara berkunjung ke Museum Etnografi. Museum etnografi tidak memungut biaya masuk dan terbuka untuk umum tanpa batasan usia, namun jika ada rombongan yang berminat mengunjungi dapat menghubungi atau bersurat terlebih dahulu. Bagi pengunjung yang akan mengunjungi dapat melihat terlebih dahulu melalui fasilitas virtual tour yang dapat diakses melalui web dan akun media sosial Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian FISIP Unair. Lebih lengkapnya dapat ditonton melalui kanal youtube Radio Mercury pada link berikut https://youtu.be/BWLTPW0hly8 .(FF)